Wednesday, October 21, 2020
Tuesday, October 20, 2020
PC IGRA Sukabumi 2 Dalam Upaya Mengembalikan Eksistensi RA di Masa Pandemi
Kita
sama sekali tidak pernah mengira bahwa akan di hadapkan pada kondisi saat ini.
hidup di tengah pandemi covid-19 yang di nobatkan oleh World Healt Organization (WHO) sebagai pandemi global. Tidak hanya
Indonesia, seluruh dunia terdampak besar oleh hadirnya pandemi ini. Perubahan-
demi perubahan terjadi pada tatanan hidup manusia termasuk aspek pendidikan di
dalamnya.
Doc. PC Sukabumi 2
Monday, October 19, 2020
Hujan Kerinduan
![]() |
| Google.com |
Di bawah rindang cemara sore itu
Kusaksikan goresan-goresan masalalu
Kisah yang tak pernah sampai pada akhir
Tertahan ego juga amarah
Kali ini di hadapanku mengalir ketenangan
bersamanya batu dan kerikil sebagai kesatuan
Dihiasi jatuhnya rintik di atas alirannya,
aku ingat
sempat kami menikmati dingin juga sangkala
Yang seakan berhenti
Rintik berikutnya pada dedaunan
Ku rasakan kembali kerinduan
seperti kala ia menyentuh aliran juga bebatuan
Bagaimana bisa aku melupakan?
Bayangannya di tengah hujan
Wajahnya di ukir kuas penyesalan
Sesalku karena terlalu sulit membuang rindu
kala hujan begini, tak ku temukan sedikit pun
celah untuk melupakan.
Sunday, October 18, 2020
Filosofi Pria Bervespa
![]() |
| disini untuk tau sumber gambar |
Kadang
kita menyukai sesuatu tidak hanya dari apa yang secara visual tampak dari
sebuah benda. Kadang kita justru melihat apa yang tidak terlihat dari benda
tersebut. Misal sebuah filosofi atau kisah dan kenangan dari sebuah benda yang sejatinya tak terlihat. Bahkan sesuatu yang sederhana namun memiliki
kisah menarik dan filosofi yang unik terkadang lebih bernilai tinggi dari benda yang tampak bagus secara visual
namun baru dan tak berkisah.
Dalam
kondisi lain, beberapa orang menyukai sebuah benda dengan alasan berdasarkan
cerita orang lain. Ketika seseorang berbagi
cerita perihal sesuatu atau sebuah benda yang menurut si pencerita begitu
menarik kadang si pendengar akan ikut merasa tertarik. Bahkan tak jarang si
pendengar satu ketika lebih holic
dari si pencerita.
Aku
sering mengalami itu, yang terparah adalah sekitar delapan tahun lalu. Saat itu
aku lulus SMA, seperti remaja pada umumnya, impian memiliki pacar semakin
menggebu setelah lulus SMA. Terlebih sepanjang sekolah aku sama sekali tidak
diizinkan berpacaran hingga benar-benar lulus untuk tidak melakukan itu.
Selepas
SMA aku yang masih dangkal ketika berfikir tentang seperti apa laki-laki yang
baik dan tepat di jadikan pasangan, berharap memiliki pacar yang akan hadir
dengan Vespa antiknya, mungkin berwarnamerak seperti warna favoritku. Kenapa vespa?,
padahal perempuan lain mungkin akan suka dengan motor sport bahkan Moge?,
kenapa aku harus suka vespa.
Bukan
tanpa alasan, pernah satu ketika seseorang menceritakan bagaimana pria bervespa
menggambarkan pribadi yang baik juga penyabar. Menurutnya yang secara langsung
merasakan memiliki pasangan bervespa serta begitu menikmati hubungannya. Itu merupakan
awal yang baik dalam menemukan pasangan. Pasalnya memiliki vespa bukan hal
mudah, disamping mekanisme untuk mengendarainya yang berbeda dengan motor-motor
lain, vespa yang terbilang sudah sangat berusia membaut pemiliknya harus ekstra
sabar mengurusinya. Belum lagi ketika tiba-tiba vespa mogok di tengah
perjalanan, mereka harus terbiasa dengan itu. Maka memiliki kendaraan seperti vespa
perlu kesiapan untuk menguji mental sabar seseorang.
Hingga
akhirnya seperti itulah filosofi yang tertanam dalam benakku tentang pria
bervespa. Jika dia pada kendaraannya saja mampu bersabar sedemikian menurut apa
yang aku fikirkan, bagaimana tidak, kepadaku pun mungkin akan demikian. Alhasil,
aku selalu berharap memiliki pacara seorang pria bervespa. Beberapa bulan
berselang aku menemukan pria itu.
Benar-benar merasa telah terjawab sudah doaku karena hadirnya apa yang selama
ini aku cari.
Saturday, October 17, 2020
Senja Penawar
![]() |
| google.com |
Senjaku di guyur hujan
Senjaku berteman rintik dan awan hitam
Aroma tanah singgah
Berhembuslah kisahku kala itu
Senjaku dingin menusuk
Tatkala kehangatan hanya harapan
Ku saksikan disana, di balik kaca jendela
Pohon-pohon bergerak searah tiupan angin.
Senjaku seperti itu
Seperti gelap tak berpindar
Menyimpan luka tak terjabarkan
Namun aku menyadari satu hal
Dia sejatinya memberi penawar.
Blogging….. Selamat Datang
Nggak
tau kenapa akhirnya nyemplung di dunia blogging dan makin tertarik untuk
menyelaminya. Padahal dulu bikin blog itu iseng-isengan aja sampe setelah
register aku nggak pernah lagi isi blognya. Terhitung setahun cuman 2 atau 3
postingan yang isinya cuma curhatan receh anak melankolis. Tahun ini berawal
dari ikut tantangan menulis Ramadhan
Writing Challenge akhirnya mengantarkanku pada beberapa event yang membuatku mau nggak mau harus
buka pintu blogku lagi.
Saat ini
sedang ikut Event menulis di komunitas
ODOP (One Day One Post). Ketika harus
memilih media apa diantara ketiga media yang ditawarkan yakni Facebook, Instagram dan Blog, tanpa
fikir panjang aku langsung mengisi list dengan mencantumkan blog sebagai media untuk memposting semua
tulisan-tulisanku. Dan ternyata setelah mengisi list tersebut kita yang berada
di blog besar ODOP kembali masuk grup kecil berdasarkan media yag di pilih.
Masuklah di Squadron Blog hingga saat ini dengan segala drama yang salah
satunya adalah mengurangi jam tidurku selama satu bulan terakhir.
Selalu ada yang
terbayar dari semua perjuangan. Setelah satu bulan kwantitas menulis lebih
banyak dari biasanya, lebih banyak pula ilmu dan kesempatan yang di dapat.
Termasuk dari beberapa kesalahan yag di lakukan pada akhirnya tetap memberi
makna berharga untuk semakin memperbaiki apa yang tampak dan dirasa salah. Pada
intinya setelah bergabung dengan komunitas ODOP setiap hari ada saja hal baru
yang di dapat entah itu berupa experience
terkait kepenulisan, tips dan trik
menjadikan aktifitas menulis sebagai
sesuatu yang berarti, juga tentang bagaimana mengelola blog agar tumbuh menjadi Professional Blog.
Disamping itu
ada ada hal penting yang di dapat dari mengikuti komunitas salah satunya ODOP
ini. satu hal itu menjadi dirasa berharga dan tidak di dapat sebelum aku
mengikuti komunitas. Adalah suntikan semangat dari sesama peserta ODOP juga
dari para suhu yang berperan penting dalam membangun semangat para peserta itu
sendiri.
Semangat untuk
semakin banyak belajar, juga menyadari bahwa untuk sampai pada titik memiliki
blog yang baik dari sisi traffic juga
kwalitas isi blog, kita perlu melakukan banyak hal yang di dalamnya tentu perlu
pula banyak pengorbanan. Tak hanya itu, yang harus di sadari adalah juga
tentang bagaimana menjaga konsistensi untuk tetap menulis. Ya…. Karena apalah artinya punya blog tanpa
menulis.
Hari ini
sampai ketika sedang menulis ini pun, aku merasa sangat bersemangat untuk
mengembangkan blogku. Hingga bermimpi untuk memiliki blog yang professional
kelak. Salah satu upaya yang sedang diakukan adalah mencari informasi
sebanyak-banyaknya terkait dunia blogging. Mengenali langkah-langkah apa saja
yang perlu dilakukan. Dan mulai mengeksekusinya dari hal-hal sederhana dan
mampu kita lakukan.
Foto : PiWWW.rawpixel.com
Thursday, October 15, 2020
Mengulas Unsur Intrinsik Dan Ekstrinsik Dalam Cerpen “Working Mom”
![]() |
| Ngodop.com |
Ngodop.com menghadirkan banyak cerpen-cerpen pilihan yang luar biasa. Banyak di dalamnya terdapat kisah-kisah inspiratif bahkan berlatar belakang kehidupan pribadi si penulis. Salah satunya adalah cerpen karya Mbak Erlin Siahaan seorang single parent dengan tiga orang anak. Dia menulis sebuah cerpen yang mungkin menggambarkan kehidupannya secara pribadi berjudul Working Mom
Sekilas sinopsis tentang cerpen Working Mom sebelum kita lanjut mengulas unsur intrinsik maupun ekstrinsiknya. Berkisah tentang seorang wanita single parent dengan tiga orang anak. Di akhir cerita penulis menggambarkan sosok mantan suami yang mungkin menjadi alasan mengapa ke tiga anak ikut dengannya setelah bercerai.
Tokoh aku, sebagai tokoh
utama menceritakan aktifitas pagi harinya dengan beragam suguhan pekerjaan khas
ibu rumah tangga. Mulai dari memasak, mencuci pakaian, menyiapkan bekal juga memandikan Anak-anaknya. Tak sampai disitu dia
harus pula mempersiapkan diri untuk melakukan pekerjaan di luar pekerjaan ibu
rumah tangga dan pergi meninggalkan rumah bersamaan dengan mengantar ketiga
anaknya kesekolah.
Unsur Intrinsik Cerpen
unsur intrinsik merupakan unsur-unsur yang terdapat dalam cerpen itu sendiri seperti Tema, tokoh, alur, setting atau latar, sudut pandang, gaya bahasa dan amanat. Mari kita bahas satu per satu dari ke tujuh unsur intrinsik tersebut:
1.
Tema
Potret wanita single parent yang
dengan keras menjalani tugas orang tua dari tiga anaknya. Di samping itu dia harus menjadi ibu yang bekerja.
2. Tokoh
Tokoh aku sebagai tokoh utama di
gambarkan sebagai tokoh yang protagonis dengan karakternya yang bersemangat dan
pekerja keras.
3. Setting
atau Latar
a.
Latar tempat Seluruh latar dari cerpen Working Mom ini terjadi di dalam rumah
si tokoh aku. Dimana dalam cerita, setting-setting
ruang utama di rumah tersebut di eksplorasikan.
b.
Waku
Subuh hingga pagi hari
b. Waku
Subuh hingga pagi hari
4. Sudut
Pandang
Aku sebagai tokoh utama dalam
cerpen ini, menggambarkan bahwasudut pandang yang di gunakan adalah sudut
pandang orang pertama.
5. Alur
Dari awal hingga akhir, pembaca dapat secara terstruktur merasakan bagaimana
penulis melalui alur maju dapat dengan baik menghadirkan perjalanan tokoh aku
dalam melakukan segala rutinitasnya sebagai single parent.
6. Gaya
Bahasa
Gaya bahasa yang di gunakan lebih kepada jenis gaya bahasa perifrases. Dimana terdapat
banyak penguraian dari satu kata yang di butuhkan.
7. Amanat
Kebahagian adalah hak setiap insan. Kadar kebahagiaan seseorang pun berbeda. Tokoh aku memiliki perjalanan hidup yang mungkin bagi sebagian orang tidak sempurna dengan ketiadaan ayah dari anak-anaknya. Namun bagi tokoh aku, dia bahagia dengan apa yang tengah di jalaninya. maka pesan yang dapat diambil adalah kejarlah kebahagianmu meski kehilangan satu hal yang sejatinya pantas ditinggalkan.
Disamping itu, pesan lainnya dari cerpen Working Mom adalah bagaimana seorang wanita harus menjadi diri dan pribadi yang kuat juga bersemangat menjalani takdirnya.
Unsur Ekstrinsik
Latar Belakang Penulis
Penulis berasal dari
Pemantangsiantar merupakan seorang ASN. Cerpen yang dia tulis memiliki
relevansi dengan tokoh aku yang juga di ceritakan merupakan single parent dengan tiga anak
layaknya penulis. sangat mungkin jika alur yang terdapat dalam cerpen merupakan rangkaian
aktifitas yang menjadi rutinitasnya setiap hari dan kemudian ia tuangkan dalam
cerita pendek dengan judul Working Mom.
Penulis berasal dari
Pemantangsiantar merupakan seorang ASN. Cerpen yang dia tulis memiliki
relevansi dengan tokoh aku yang juga di ceritakan merupakan single parent dengan tiga anak
layaknya penulis. sangat mungkin jika alur yang terdapat dalam cerpen merupakan rangkaian
aktifitas yang menjadi rutinitasnya setiap hari dan kemudian ia tuangkan dalam
cerita pendek dengan judul Working Mom.
Nilai yang Terkandung Dalam Cerpen
Itu dia sedikit ulasan cerpen Working Mom karya Mbak Erlin Siahaan yang aku baca di ngodop.com. semoga bermanfaat ya.....
7.
Wednesday, October 14, 2020
Ratu Talkshow Dunia
Kisah pelik
seorang gadis yang hidup dalam kepedihan di masa remajanya. Anak broken home, menjalani hidup dalam
kemiskinan, menjadi putri dari seorang
ibu yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, menjadi korban pelecehan
seksual. hingga melahirkan di usia 14 tahun karena perbuat tidak bertanggung
jawab yang dilakukan oleh sepupunya sendiri.
Oprah Winfrey, untuk pertama kali mendengan nama ratu talkshow tersebut dari seorang sahabat yang megaguminya. Tidak ada yang istimewa, hanya sebatas mengetahui bahwa dia adalah seorang wartawan, kemudian menjadi presenter talkshow nomor 1 di dunia. satu tahun kemudian aku menemukan tulisan singkat tentang Oprah dari buku berjudul “No Excuse” karya Mas Isa Alamsyah,
Tuesday, October 13, 2020
Ibu Terbaik…
![]() |
| Google.com |
Seorang
ibu, akan selalu bertindak sebagaimana ibu pada umumnya. Berusaha melakukan yang
terbaik bagi anak-anak mereka sekali pun nyawa taruhannya. Tatkala seorang ibu
harus melakukan banyak hal dan membagi waktu, dalam relung terdalam anak adalah
prioritas meski terkadang harapan menjadi ibu terbaik di kalahkan keadaan.
Hal yang aku lihat dari Mama. Wanita luar biasa itu, sejak sebelum aku terlahir kedunia telah berusaha berjuang menjadi ibu terbaik,
Monday, October 12, 2020
Sepatu Cinderella, Bukanlah Kaca?
![]() |
| www.google.com |
Dongeng
Cinderella, siapa sih yang nggak tau salah satu kisah legendaris ini?. Menjadi
cerita tradisional dalam berbagai versi yang terdapat hampir di seluruh belahan
dunia. Versi pertamanya ternyata bukan berasal dari Prancis sebagaimana kita tau
menjadi versi paling terkenal. Kisah gadis yang hidup bersama ibu juga kedua
saudara tirinya yang jahat ini berawal dari Cina dan kemudian di tulis kembali
oleh Charles Perrault dari Prancis.
Seorang gadis yang harus rela mendapati kenyataan bahwa setelah ibunya wafat, ayahnya menikah kembali. Yang lebih menyakitkan adalah wanita dengan dua anak gadis yang dinikahi ayahnya ternyata sama sekali tidak menyayangi gadis malang tersebut dan selalu berlaku semena-mena terhadapnya. Perlakuan buruk ketiganya semakin menjadi ketika ayah dari Sang gadis tak berselang lama juga pergi menyusul ibunya.









